Bulan: Februari 2020


Pasal – Pasal Larangan Tentang Perjudian Di Indonesia


Pasal - Pasal Larangan Tentang Perjudian Di Indonesia

Pasal – Pasal Larangan Tentang Perjudian Di Indonesia – Kalian bangsa Indonesia pasti tahu tentang perjudian di negara kita, karena pemerintah kita melarang semua bentuk perjudian mau itu perjudian secara offline atau perjudian secara online.

Larangan itu tak hanya diberlakukan bagi para pemohon, tetapi bagi seluruh WNI, Pembatasan hak setiap warga negara untuk bermain judi lewat KUHP dan UU Penertiban Perjudian justru dibenarkan UUD 1945.

bukan hanya perjudian di larang di negara +62 minuman beralkohol dan narkoba juga di larang, karena itu bisa merugikan diri sendri dan orang lain bahkan bisa merugikan negaranya.

Mencintai harta merupakan fitrah manusia. Oleh karena itu, sebagian orang berusaha meraih harta dengan segala cara, tanpa peduli halal maupun haram.

Di antara cara meraih harta yang disukai banyak orang adalah dengan berjudi, karena jika menang kita bisa meraup keuntungan yang besar dan jika kalah maka akan mendapatkan kerugian yang besar.

Pasal – Pasal Larangan Tentang Perjudian Di Indonesia

Ada juga pasal – pasal dari pemerintah yang mengurus larangan tentang perjudian, pasal – pasal itu sebagai berikut:

Pasal 303 ayat (1), ayat (2), ayat (3),

Pasal 303 bis ayat (1), ayat (2) KUHP

Pasal 1 ayat (3),

Pasal 27 ayat (1),

Pasal 28 C ayat (2),

Pasal 28 I ayat (3),

Pasal 32 ayat (1) UUD 1945

Bentuk – bentuk perjudian

Yang kita ketahui banyak bentuk – bentuk perjudian hampir tidak terbatas, namun itu semua perjudian itu sama karena judi mengunakan taruhan dengan uang yang bisa merugikan orang yang kalah maka dari itu tidak banyak juga yang kehilangan harta dengan muda.

Dan ada juga yang bisa mendapatkan harta yang banyak dalam permainan judi.

Bentuk – bentuk perjudian yang ada di Indonesia dan didunia:

Perjudian bisa dengan sarana kartu, domino, dadu, rolet atau lainnya.
Atau dengan sarana aduan, seperti adu ayam jantan, adu nyali menyeberang sungai, adu panco dan lainnya.
Atau dengan sarana perlombaan, seperti lomba lari, bola voli, sepak bola, dan lainnya.
Atau dengan sarana menebak nomor atau huruf atau lainna.
Atau dengan sarana menebak pemenang pemilihan kepala desa, bupati, gubernur, dan lainnya.
Dan lain-lain yang tidak terbatas bentuknya.

Sekian dulu dan terimah kasih.